Waka I DPRD Lebong Tegaskan ASN dan Non-ASN Tak Terlibat Politik Praktis

Diposting: 11 Jan 2024
Dedi Hariyanto, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Foto: Dok
Indo Barat – Netralitas ASN menjadi prinsip penting dalam sistem pemerintahan demokratis. Prinsip ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan publik tetap profesional, transparan, dan adil tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik atau golongan tertentu.
Demikian disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Dedi Hariyanto. Maka itu, Ia menegaskan ASN di lingkungan Pemkab Lebong untuk tidak ikut serta dalam politik praktis. Apalagi saat ini memasuki hitungan hari jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.
“Jadi sesuai perannya, ASN diharapkan melaksanakan tugas-tugasnya sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. Mereka dilarang terlibat dalam kegiatan politik aktif, seperti berpartisipasi dalam kampanye politik atau menjadi anggota partai politik,” tegas Dedi.
ASN adalah pegawai yang bekerja untuk pemerintah dalam berbagai tingkatan dan lembaga. Prinsip netralitas ASN mengacu pada sikap dan perilaku ASN untuk tetap netral dan tidak memihak dalam urusan politik.
“Jadi pelanggaran terhadap netralitas ASN itu sangat berdampak negatif pada integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penerapan prinsip netralitas ASN juga sangat penting dalam menjaga profesionalitas dan kredibilitas aparatur sipil negara,” jelasnya.
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023, Dedi melarang keras pegawai pemerintah baik ASN maupun Non-ASN termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK berkampanye atau berkegiatan yang mengarah pada keberpihakan, atau sosialisasi di media sosial yang meliputi posting, share, komentar, dan like.
“Sebagai penyelenggara pelayanan publik, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) harus diwujudkan menjelang pemilu 2024. ASN harus bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan politik siapapun," ujarnya.
Lebih jauh politisi dari Partai Nasdem ini mengajak para pemilih pemula untuk ikut serta berpartisipasi dalam pemilu yang akan berlangsung Februari mendatang. Menurut dia partisipasi pemilih pemula sangat penting untuk memperkuat demokrasi dan mewujudkan representasi yang lebih baik dalam sistem politik.
“Partisipasi pemilih pemula memiliki dampak besar dalam membentuk arah politik. Dengan memahami proses pemilihan dan terlibat dalam politik, pemilih pemula dapat memberikan kontribusi dalam menentukan arah dan masa depan kabupaten Lebong" tutup Dedi Hariyanto.
Reporter: Maya Fitria
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
-
Rampung Dikerjakan, DPD GARIS Bengkulu Duga Pembangunan Prasarana DDTS Tidak Sesuai Spesifikasi
02 Feb 2025
-
Dukung Ketahanan Pangan, Aliansi Media Bengkulu Online Serahkan 5.000 Bibit Ikan Nila
31 Jan 2025
-
Mustarani Abidin Kembali Dilantik sebagai Sekda Lebong
31 Jan 2025
-
Pasien BPJS Kesehatan di Kepahiang Ditolak, Alasan Klinik Karena Hari Libur
27 Jan 2025
-
Wabup Arie Resmikan Gedung Baru Puskesmas Prototype Berstandar Nasional
24 Jan 2025
Topik Terkait Berdasarkan Tags
-
11 Anggota DPRD dari Dapil 1 Lebong Laksanakan Reses di Kecamatan Pinang Belapis
09 Dec 2024
-
Diduga Langgar Netralitas, ASN dan Kades di Seluma Dilapor ke Bawaslu
20 Nov 2024
-
Huda-Rahmadi Satu-satunya Calon Bupati yang Perduli Masa Depan Santri
23 Oct 2024
-
Kasih Uang dan Sajadah, Anggota Dewan Rayu Nenek-nenek ke Helmi Hasan
17 Oct 2024
-
Pjs Bupati Seluma Tegaskan ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada
03 Oct 2024