PCR Perdana di Bengkulu, 14 Sampel Swab Dinyatakan Negatif

Gambar

Diposting: 20 May 2020

Ilustrasi, Petugas medis menggunakan PCR, Poto:Dok/livescience.com



Indo Barat – Pemerintah Provinsi Bengkulu akhirnya resmi melakukan tes swab mandiri dengan menggunakan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD M. Yunus Bengkulu. Penggunaan perdana ini menguji 14 sampel swab dengan rincian 11 sampel baru dan 3 sampel evaluasi, Rabu, (20/05/2020)



Kepala Dinas KesehatanProvisi Begkulu Herwan Antoni mengatakan, dari pemeriksaan 14 sampel swab yang diperika semua hasilnya dinyatakan negatif. 



“Kita sudah menjalankan pemeriksaan PCR pada 14 sampel. Rinciannya sebanyak 11 sampel baru dan tiga lainnya merupakan sampel evaluasi yang diperiksa kembali. Dari 14 sampel tersebut alhamdulillah semua hasilnya negatif,” papar Herwan



Ia menambahkan, pemeriksaan dengan PCR ini memang memakan waktu lebih lama dari Rapid Test sehingga sampel-sampel yang diambil tersebut harus menunggu pemeriksaan.



“Pemeriksaan untuk empat sampel memakan waktu 1,5 jam. Ini juga kami masih mengusulkan penambahan catridge dan itu masih menunggu pengiriman dari pusat,” tambah Herwan.



Pemeriksaan swab dengan PCR ini dilakukan oleh tim gabungan dari RSUD M.Yunus, RS. Bhayangkara dan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Dengan adanya PCR mandiri pemeriksaan swab akan lebih cepat dan efisien bila dibandingkn harus mengirimkan sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang dan Laboratorium Universitas Andalas (Unand).



Sedangkan update terbaru perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu seperti disampaikan Juru Bicara Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkul, Jaduliwan diketahui hari ini, Rabu (20/5) ada penambahan 6 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP).



“Hari ini ada tambahan 6 kasus ODP, rinciannya 1 kasus di Kepahiang, 3 kasus di Rejang Lebong, 1 kasus di Bengkulu Tengah dan 1 kasus Mukomuko. Sementara untuk PDP dan kasus konfirmasi positif Covid-19 tidak ada,” demikian Jaduliwan. [***]



Editor: Alfridho Ade Permana 


Kategori: Humaniora

Topik Terkait Berdasarkan Tags

Tidak ada artikel terkait berdasarkan tags.