Dekranasda Bengkulu Terus Bangun Ekosistem Industri Kerajinan

Gambar

Diposting: 21 Feb 2023

Dekranasda Provinsi Bengkulu masa bakti 2021-2024 saat rapat kerja. Senin, 20 Februari 2023. Foto/Dok



Interaktif News - Sebagai lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi Provinsi Bengkulu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bengkulu, terus membangun ekosistem industri kerajinan melalui penguatan sumber daya manusia (perajin) dalam meningkatkan daya saing produk.



Produk yang dimaksud yaitu kerajinan yang berbasis kearifan lokal, namun dengan selera global melalui inovasi, kreativitas dan efisiensi.



Memaksimalkan hal tersebut, Dekranasda Provinsi Bengkulu melakukan MoU dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kali ini dengan SMK Negeri 5 Kota Bengkulu, guna menumbuhkan minat dan kecintaan bidang kriya.



"Kerjasama ini diharapkan melahirkan inovasi dan kreasi baru di bidang kriya, yang nantinya bermuara pada terciptanya wirausaha muda yang mampu membuka peluang kerja baru," ujar Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bengkulu Yenita Syaiful, pada Rapat Kerja Pengurus Masa Bakti 2021-2024, di Gedung Dekranasda Provinsi Bengkulu, Senin (20/2/2023).



Lanjut Yenita, rapat kerja ini bertujuan untuk menyelaraskan, mensinkronkan dan mensinergikan program, serta kegiatan pada masing-masing bidang dengan perangkat daerah terkait. Selain itu Dekranasda juga menjalin kemitraan dan bersinergi dengan lembaga lainnya, seperti perbankan dan pihak swasta dalam memajukan IKM/ UMKM.



"Untuk lebih mengenalkan produk kriya unggulan daerah, Dekranasda provinsi Bengkulu akan mempromosikan lewat website dan media sosial serta mengikuti pameran di tingkat nasional maupun internasional," tuturnya.



Tim pendamping Ahli Dekranasda Provinsi Bengkulu Hermen Malik menyambut baik kerjasama yang akan dilakukan dengan SMKN 5 Kota Bengkulu tersebut. Menurutnya para siswa dapat menyemarakkan suasana gedung dekranasda lewat pentas seni yang dijadwalkan secara rutin.



"Sehingga mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan mengenal serta mempromosikan gedung Dekranasda yang saat ini masih terkesan eklusif.



Untuk diketahui, Kriya (Kerajinan tangan) ialah kegiatan seni yang menitikberatkan pada keterampilan tangan dan fungsi untuk mengolah bahan baku yang sering ditemukan dilingkungan  menjadi benda-benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetis.



Produk kriya di Indonesia merupakan subsektor ekonomi kreatif,  yang masuk dalam tiga kontributor terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.



Editor: Alfridho Ade Permana